[Book Review] Sylvia’s Letters by Miranda Malonka

Ada surat-surat yang takkan pernah dikirim. Ada surat-surat yang telah dikirim dan mungkin tak pernah dibaca penerimanya.

Hidup mengajari Sylvia tentang obsesi. Persahabatan mengajarinya tentang masalah. Dan Sylvia yakin semua orang bisa diselamatkan dari masalah hidup mereka.

Hingga ia bertemu dengan Anggara, yang mengajarinya tentang cinta yang melepaskan ikatan. Dan untuk pertama kalinya Sylvia menyadari bahwa ia tidak bisa menjadi penyelamat semua orang.

Terkadang peraturan keselamatan tidak lagi berlaku ketika berkaitan dengan obsesi dan cinta.

Baca lebih lanjut

Iklan

[Book Review] Lost and Found by Dy Lunaly

Setiap benda akan patah. Termasuk hati. Walau sudah delapan tahun berlalu, hati Illa masih patah dan jiwanya rusak. Sampai detik ini dia masih tidak memiliki kepercayaan diri untuk kembali berurusan dengan cinta. Bukan tanpa alasan, dia takut untuk kembali terluka, mental dan fisik.

Illa menjalani hidupnya dengan membuka sebuah toko bernama My Ex-Boyfriend di sudut jalan Braga. Toko yang menarik perhatian banyak orang karena tokonya khusus menjual barang pemberian dari mantan. My Ex-Boyfriend tidak pernah sepi membuat hidupnya cukup sibuk dan untuk sesaat dia berhasil melupakan sesuatu yang bernama cinta. Hingga seorang pria tidak sengaja hadir dalam hidupnya.

Mungkinkah hati yang tidak hanya sudah patah melainkan berderai mampu kembali utuh? Mungkinkah rasa percaya yang sirna karena pengalaman buruk mampu kembali untuk percaya?

Pada akhirnya, akankah tragedi menghasilkan bahagia?

“Mungkinkah hatiku akan kembali utuh?”—hlm. 2

Baca lebih lanjut

[Book Review] Il Tiramisu by Dy Lunaly

Gytha terpaksa menerima tawaran kerja sebagai host chef di salah satu acara televisi. Ia memenuhi utang budi kepada teman lama meski sebenarnya tidak yakin bisa melakukannya. Ditambah lagi Gytha tidak sendiri. Executive Chef di Olive Garden itu akan menjadi host bersama Wisnu, seorang penyanyi yang sedang naik daun.

Meski rupawan dan mutlak digandrungi para wanita, pria itu memberi kesan pertama yang buruk kepada Gytha. Wisnu Kanigara, tidak lebih dari seorang selebritas yang angkuh dan menyebalkan. Lebih menyebalkan lagi karena mereka harus sering bersama dan terlihat akrab.

Sejak itu, kehidupan Gytha tidak lagi tenang. Ia menjadi incaran media gosip Tanah Air yang haus berita akan kedekatannya dengan Wisnu. Media terus berusaha mengorek apa pun tentangnya. sampai-sampai hal yang paling dirahasiakan Gytha, tentang masa lalu kelamnya, berhasil diungkap media. Gytha sungguh menyesali keputusannya mengambil pekerjaan ini. Ia menyesal mengenal Wisnu. Ia juga menyesal telah terjebak dalam rasa yang tak seharusnya ia simpan untuk pria itu.

Baca lebih lanjut

[Book Review] Across The Ocean by Ria Destriana

“Kamu tahu bagaimana caranya mengobati hati yang luka?”
“Bagaimana?”
“Dengan tidak melaluinya sendirian.”

Di seberang laut di Pulau Karimunjawa, dua hati yang terluka bertemu. Saat melihat Anindita, Bayu seperti melihat dirinya sendiri. Perlahan mereka menjadi dekat dan kedekatan itu membuat luka di hati masing-masing mengering dan digantikan sebuah perasaan yang tak asing.

“Karena setiap orang berhak bahagia, termasuk kamu.”

Anindita belum siap. Bayu bersedia menunggu.
Tetapi, bagaimana kalau saat Anindita kembali ternyata Bayu tidak ada di sana?

Baca lebih lanjut

[Book Review] Wheels and Heels by Irene Dyah Respati

Pangeran memalsukan citra saat bertemu Cinderella di belantara

Cinderella memalsukan busana saat berdansa dengan Pangeran di istana.

Dan toh, mereka bahagia selamanya

Abhilaasha tak bisa lepas dari gaun mewah, high heels, dan dunia gemerlapnya. Sedangkan, Aidan selalu lekat dengan kemeja aneh, serbakaku, dan dunia otomotifnya.

“Orang bilang wanita datang dari planet Venus dan pria datang dari planet Mars. Kurasa dia makhluk dari luar galaksi Bima Sakti. Dari gugusan tata surya antah berantah. Jadi wajar bila aku tidak pernah merasa cukup mengenalnya.”—hlm. 300

Dua dunia berbeda itu mempertemukan Abby dan Aidan.

“Kamu tahu kenapa banyak orang bisa sukses tanpa usaha keras? Karena mereka mengenal orang-orang yang tepat. Itu!”—hlm. 84

Mereka berperan, berpura-pura, beradu dalam rahasia.

Ketika kejujuran ditunjukkan oleh masing-masing pemeran, apakah semua akan tetap sama?

“Aku kenal betul lelaki yang ini, By. Dia layak diperjuangkan.”—hlm. 99

Baca lebih lanjut

[Book Review] Satu Mata Panah pada Kompas yang Buta by Suarcani

​Judul: Satu Mata Panah Pada Kompas Yang Buta

Pengarang: Suarcani

Penerbit: Jendela O’ Publishing House

Cetakan I: Maret 2016

Tebal: 226 Halaman

Rating: 4/5 bintang

Baca lebih lanjut