[Book Review] Sylvia’s Letters by Miranda Malonka

Ada surat-surat yang takkan pernah dikirim. Ada surat-surat yang telah dikirim dan mungkin tak pernah dibaca penerimanya.

Hidup mengajari Sylvia tentang obsesi. Persahabatan mengajarinya tentang masalah. Dan Sylvia yakin semua orang bisa diselamatkan dari masalah hidup mereka.

Hingga ia bertemu dengan Anggara, yang mengajarinya tentang cinta yang melepaskan ikatan. Dan untuk pertama kalinya Sylvia menyadari bahwa ia tidak bisa menjadi penyelamat semua orang.

Terkadang peraturan keselamatan tidak lagi berlaku ketika berkaitan dengan obsesi dan cinta.

Baca lebih lanjut

Iklan

[Book Review] Berbagi Cinta di 4 Kota by Dewi Nurbaiti

“Hidup adalah pengabdian yang menyenangkan, begitulah yang Dewi tampilkan dalam buku ini. Dewi seakan menyentil kita dengan lembut, bahwa berbagi pada sesama bukanlah pengorbanan melainkan kesenangan yang memenuhi dahaga batin di tengah masyarakat kita yang mulai hedonis dan egois.

Setelah membaca buku ini, saya yakin kita semua mengidamkan menjadi bagian dari kesenangan Indonesia Mengajar. Selamat terinspirasi…”

“Maka dengarlah hati yang bicara, karena semua selalu karena cinta.”—hlm. xvii

Baca lebih lanjut

[Book Review] #AboutLove by Tere Liye

Jatuh cinta adalah salah satu anugerah terbaik. Cinta memberi kita kesempatan untuk memahami banyak hal. Cinta juga menjadikan kita lebih dewasa, lebih berani, dan bertanggung jawab. Cinta pula yang menjadikan manusia sebagai manusia.

Masing-masing dari kita memiliki kutipan favorit tentang cinta. Satu, sepuluh, atau bahkan seratus kutipan seperti yang ada dalam buku ini bisa menjadi pegangan kita dalam mencinta.

#AboutLove merupakan rangkuman kutipan cinta terfavorit dari Tere Liye.

Selamat menikmati cinta.

Baca lebih lanjut

[Book Review] Wonderful Life by Amalia Prabowo

​“Sen… dok, Qil.”
“Nes… dok.”
“Sendok….”
“Nesdok….”
Jalan hidup Amalia Prabowo terasa runtuh ketika tahu Aqil, putra sulungnya, menyandang disleksia. Perempuan dengan pendidikan dan karir cemerlang ini harus berlapang dada putranya divonis tak akan mampu meraih prestasi akademis. Aqil tidak hanya kesulitan dalam melafal kata dan merangkai kalimat, tapi juga membaca, menulis, dan berhitung.

“Oleh-Nya Aqil dititipkan padaku, aku harus melapangkan dadaku menerima rencana-Nya. Aku tak berhak mencetaknya menjadi sosok yang kuinginkan. Kehidupan adalah miliknya, begitu pula Aqil.”—hlm. 82

Tak mau menyerah pada nasib, Amalia berusaha masuk ke dunia Aqil. Berbekal kesabaran, kemauan untuk mendengar dan memahami, Amalia menemukan dunia yang penuh warna, imajinasi, dan kegembiraan. Dunia yang mengubah secara total kehidupan pribadi dan keluarganya.

“Cara terbaik untuk bertahan dalam kehidupan yang bukan milik kita ini adalah berdamai dengan kehidupan.”

Baca lebih lanjut

[Book Review] Satu Mata Panah pada Kompas yang Buta by Suarcani

​Judul: Satu Mata Panah Pada Kompas Yang Buta

Pengarang: Suarcani

Penerbit: Jendela O’ Publishing House

Cetakan I: Maret 2016

Tebal: 226 Halaman

Rating: 4/5 bintang

Baca lebih lanjut