[Book Review] One Little Thing Called Hope by Winna Efendi

Aeryn
Hidup Aeryn seolah nyaris sempurna. Pintar, cantik, populer. Namun, setelah kehilangan ibunya, Aeryn menyadari bahwa kebahagiaan tidak pernah berlangsung terlalu lama. Selalu ada sesuatu yang terjadi. Kehadiran Flo dan Tante Hera membuat segalanya berubah. Bahagia ternyata tak seperti yang ia duga.

Flo
Bagi Flo, hidup adalah makanan manis, kue, tas perca dan aksesori buatan tangan, kotak-kotak susu aneka warna, serta Genta dan Theo – dua cowok paling berarti baginya. Bahagianya hampir terasa lengkap ketika ia memiliki Aeryn sebagai kakak perempuan yang ia idamkan. Namun, bahagi ternyata tak seperti yang ia duga.

Ini kisah persahabatan yang tak terduga di antara orang-orang yang dipertemukan secara tak sengaja, keteguhan hati untuk bertahan pada pilihan meski itu sulit. Juga tentang cinta dan harapan yang harus dibagi dan direlakan pergi.

“Walaupun satu orang penting dalam hidup lo menghilang, bukan berarti yang lain juga akan pergi.”—hlm. 66 (Mari kita sebut ini Hope, harapan)

Baca lebih lanjut

[Book Review] Sylvia’s Letters by Miranda Malonka

Ada surat-surat yang takkan pernah dikirim. Ada surat-surat yang telah dikirim dan mungkin tak pernah dibaca penerimanya.

Hidup mengajari Sylvia tentang obsesi. Persahabatan mengajarinya tentang masalah. Dan Sylvia yakin semua orang bisa diselamatkan dari masalah hidup mereka.

Hingga ia bertemu dengan Anggara, yang mengajarinya tentang cinta yang melepaskan ikatan. Dan untuk pertama kalinya Sylvia menyadari bahwa ia tidak bisa menjadi penyelamat semua orang.

Terkadang peraturan keselamatan tidak lagi berlaku ketika berkaitan dengan obsesi dan cinta.

Baca lebih lanjut

[Book Review] Unfriend You by Dyah Rinni

image

Masihkah Kau Temanku?

Aku adalah noda untuk dosa yang tak kulakukan.

Aku mencoba bertahan, berusaha mengerti;

mungkin ada bagian dari dirimu yang tak bisa kuraih.

Namun, yang tak kunjung kupahami,

mengapa ada persahabatan yang menyakiti?

Baca lebih lanjut