[Book Review] Nyawa by Vinca Callista

Suara-suara itu, selalu datang tiap malam. Melenguh, seakan kesakitan. Tak hanya itu, suara rengekan anak kecil juga terselip diantara daun pintu kamarku. Belum lagi, nenek kakek yang suka datang ke rumah kos ini.

“Siapa kakek-nenek itu? Mereka pasti bukan hantu. Rory tidak percaya hantu.”—hlm. 51

Puncaknya, aku merasakan sesak saat seseorang mencekik leherku di saat tidur. Ini malapetaka. Apa yang tengah terjadi di rumah kos ini?

“Mati. Ya … kematian adalah caraku untuk mendatangimu.”—hlm. 243

Baca lebih lanjut