[Book Review] Kiss the Sun by Awie Awan

Cherry histeris dan panik saat ia terbangun dan menemukan dirinya telah berubah menjadi seorang pria dengan tubuh kerempeng dan berwajah jelek, Cherry pun meminta bantuan sahabatnya-Melly untuk mencari tahu mengapa dirinya berubah wujud dan mencari cara mengembalikan dirinya kewujud semula. Kata seorang dukun terkenal, perubahan itu terjadi karena Cherry mengeluh tidak ingin jadi perempuan. Sebuah batu gaib pun mewujudakan permintaan Cherry.

Cherry dapat kembali menjadi perempuan dengan cara mendapatkan sebuah ciuman yang tulus cari pacarnya-James, seorang aktor film yang sedang naik daun, sayangnya, mereka baru saja bertengkar hebat, sehari sebelum Cherry berubah menjadi seorang pria.

Cherry yang berubah namanya menjadi Gerry- berusaha keras meyakinkan James, kalu ia adalah Cherry kekasihnya. Namun usaha Cherry malah memperburuk keadaan. James malah diberitakan sebagai penyuka sesame jenis. James semakin depresi. Cherry menjadi frustasi.

Akankah Gerry dapat menjadi Cherry kembali? Ataukah, Cherry dan James memang ditakdirkan untuk menjalani kehidupan mereka masing-masing? Dapatkah Cherry menerima kenyataan bahwa mungkin takdirnya untuk melanjutkan hidup dengan jati dirinya yang baru sama sekali, menjadi Gerry untuk selamanya?


ISBN : 978-979-29-6108-9
Halaman : viii+232 halaman
Edisi⁄Cetakan : I, 1st Published by ANDI Publishing
Tahun Terbit : 2017
Rating : ⭐⭐⭐


Dok. Pribadi

Halo! Waktu saya dapat email mengenai tawaran mereview novel, saya takut nggak bisa mereviewnya karena saya memang sering nggak bisa mereview buku yang bukan genre saya atau buku yang memang susah untuk direview. Dengan kriteria yang nggak bisa dijelaskan.

Tapi alhamdulillah saya suka sama novel ini jadi, mari baca review sederhana ini. Sesederhana novelnya. 😉

STYLE
Beberapa dari kalian pasti pernah atau sering tahu cerita mengenai orang yang berubah wujud, berubah jenis kelamin, atau pindah roh ke wujud yang beda.

Nah kali ini sang penulis re-telling cerita rakyat yang biasanya menceritakan mengenai “Seseorang yang Terkutuk Karena Berperilaku Jahat“, dan remake Snow White yang harus dicium oleh cinta sejati. Namun bedanya, yap, ada yang beda, “Snow White” ini tidak butuh ciuman sejati untuk bangun, namun untuk mengubah wujud “Snow White” cowok kembali menjadi cewek.
Tentu saja hal yang sulit, cowok mana yang mau mencium cowok juga kecuali kalo dia gay?

Dari situlah yang namanya kepercayaan James dan usaha keras Cherry diuji.

Bagi saya, penulisan cerita ini sudah baik, bahasanya enak, ringan. Emosi ketika Cherry marah karena melihat adegan James ciuman di filmnya dibangun dengan cukup kuat. Berhasil membuat pembaca seakan-akan menjadi Cherry yang murka.

Bab terakhir ini dikemas dengan bagus banget! Flashback-nya bisa pas, penggambaran adegan, emosi yang dibuat juga manis, tenang tapi menghanyutkan. Dan akhirnya hanya dengan cara sederhana semua bisa kembali seperti semula. Intinya sih satu, eh dua ding. Komunikasi dan pengertian hahaha.

SHORTAGE
Ada banyak kata yang ditulis dengan huruf kapital di sini. Saya menyadari itu ingin digunakan sebagai penekanan tapi rasanya saya seperti sedang disentak. Menurut saya, penekanan kata tidak perlu dengan kapital, terlebih ditambah tanda seru. Semakin terasa lebay.

Mungkin lain kali penulis bisa menjelaskan mengenai pakaian-pakaian yang dipakai para tokoh. Bukan hanya sekedar, “Gaun panjang yang cantik.” Dengan penjelasan yang lebih detail, pembaca akan memiliki imajinasi yang lebih luas.

Membenarkan kata, seharusnya “Frustrasi” pakai r setelah t. Bukan “Frustasi”. Lalu kata “Funky” tidak perlu dengan g.

Menurut saya kalimat-kalimat yang diucapkan Soraya mengenai “Apa yang membuat Anda menjamin kalau dia adalah pria normal?” pada halaman 160 itu terlalu mudah membuat Soraya dikecam publik. Dia malah akan dihina habis-habisan oleh semua orang daripada membuat orang-orang yakin akan posisinya sebagai pacar si “dia”.

Humor yang diselipkan lumayan. Sayang hanya ada sedikit quotes yang bisa saya temui.

Pertanyaannya, kenapa judulnya Kiss the Sun?

“Bukan matamu, bukan bibirmu bukan tubuhmu yang buat aku mencintaimu. Namun dirimu. Apa adanya.” hlm. 217

SETTING, EVENTS, PLOT
Novel ini sangat sederhana. Bahkan terlalu ringan, ibaratnya ini adalah ilalang. Hanya ada beberapa cabang yang gampang dikupas. Karena kesederhanaan itu, tidak banyak hal baru yang penulis sajikan.

Beruntung karena cara penulisannya sudah baik sehingga saya sebagai pembaca tidak cepat-cepat ingin membaca buku lain dan meninggalkan buku ini.

Setting tempat masih perlu digali lagi, mungkin penulis bisa memulai dengan deskripsi lebih detail mengenai suatu tempat yang sering dikunjungi tokoh, tempat yang sangat penting di dalam cerita, dan tentu saja gambaran tempat yang beda dari yang lain agar pembaca terus teringat dengan setting tempatnya.

Untuk events, sama sih, penulis masih perlu lagi bercerita lebih banyak. Membuat cerita yang bercabang. Semakin banyak cabangnya, semakin pembaca penasaran dan tidak berhenti membaca. Bisa dengan diberi teka-teki atau clue di setiap akhir bab.

Plotnya masih standar. Kita sudah sering mendengar cerita mengenai tubuh yang berubah wujud. Baik di televisi atau bacaan. Jadi, ada baiknya penulis menyisipkan hal baru.

OVERALL
Amanat yang disampaikan di cerita ini kalau ditelaah sih bisa saja lebih dari dua. Tapi yang dominan menurut saya adalah “Perkataan adalah doa.” dan “Mulailah belajar memahami orang lain maka dirimu akan dipahami kembali.”

Tiga bintang ⭐⭐⭐ untuk novel ini!

“Seandainya aku punya kesempatan untuk memilih, aku gak mau jadi cewek. Kenapa cowok-cowkk itu hanya bisa menyakiti perasaan para cewek seperti kita?” hlm. 57

Soon : Money, Love, Happiness by Awie Awan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s