[Pos Cinta Tribu7e] Dari Purple Girl

image

Dear Red Girl and Blue Boy,

Hi!

Lama aku tidak melihat kalian berdua. Karena kalian memang tidak pernah terlihat bersama. Hahaha…

Bahagia rasanya membaca apa yang kalian kirim padaku kemarin. Aku jadi teringat akan tingkah kalian ketika kita masih SMA.

Hei Blue Boy, aku mau cerita beberapa tentang Red Girl. Dan kau, Red Girl, diam di tempatmu!

Dulu Red Girl sama sekali tidak mengenal Blue Boy. Semua orang terdekatnya tau-lah bagaimana sifat dia. Sekalipun dia nakal di kelas kami, dia jarang bersosial dengan anak kelas lain. Apalagi nakal ke anak-anak lain. Kerjaannya jailin teman sekelas mulu. Bahkan dulu gender-nya sering dipertanyakan.

Hampir satu tahun kami di SMA, aku mulai dekat dengan banyak orang. Terutama di organisasi yang kuikuti. Setiap aku jalan, banyak orang yang kusapa atau menyapaku. Dan aku membalasnya.

Red Girl yang terkadang ada di sebelahku sering bertanya padaku, “Siapa?” atau “Kelas apa?”. Dia sering merecokiku dengan pertanyaan-pertanyaan itu.

Tapi berbeda ketika aku menyapamu, Blue Boy. Red Girl hanya diam di tempat dan menengok sekilas ke arahmu pergi.

Aku akrab dengan sahabatmu si Green Boy. Aku sering memanggilnya “Kakak Green Boy”. Bukan karena dia lebih tua dariku. Tapi karena dia kuhormati sejak aku masih SMP.

Karena Green Boy sering berjalan di sampingmu, mau tak mau aku juga memanggilmu dengan embel-embel “Kakak” sebelum namamu. Hanya agar kamu tidak merasa tersisihkan. Kan aneh ketika kita hanya menyapa satu orang padahal yang lewat dua orang.

Sejak saat itu memanggilmu dan Green Boy menjadi rutinitasku setiap kali kita bertemu.

Kamu ingat pertama kali aku menyapamu, Blue Boy? Kamu terbelalak beberapa detik dan akhirnya mengangguk singkat. Teman-teman di sekitarku tak ayal mengolok-olokku.

Aku melakukan itu terus dan terus. Kamu pun mulai membalas sapaanku dengan suara datarmu.

Oh, Blue Boy, bodohnya aku baru menyadari ada hal aneh terjadi di sebelahku. Red Girl ternyata juga sering menatapmu ketika kamu kusapa.

Aku baru menyadari itu ketika ekspresi Red Girl berubah tegang tiap kali kamu lewat. Dan kemudian tersenyum tiap kali aku menyapamu dan Green Boy.

Keanehan lain datang ketika tiba-tiba Red Girl bertanya beberapa hal tentangmu. Terutama setelah dia ikut bakti sosial yang organisasimu adakan.

Dia seperti gadis yang baru saja mendapat sekotak cokelat dan surat cinta tanpa nama. Hah!

Betapa naifnya kamu, Red Girl. Kamu juga cemburu pada Orange Girl yang menjadi sekretaris Blue Boy. Kamu cemburu karena Orange Girl diajak ngobrol sama Blue Boy.

Kalian berdua ini bodoh. Kalian saling menyukai namun menyimpan perasaan dalam surat.

Hei, jangan kaget. Aku mengetahui itu semua dari banyak informan. Itulah gunanya banyak teman. ūüėč

Kalian juga terlalu menjaga komitmen untuk tidak berpacaran. Aku setuju juga, pasalnya takdir siapa yang tau?

Nggak Red Girl, nggak Blue Boy ternyata suka menulis surat cupu. Hahahaha! Bodohnya kalian. Menulis surat kalau kalian bertemu satu sama lain. Saling melirik kalau melewati satu sama lain. Masing-masing dari kalian juga menahan senyum setelahnya.

Ah aku ingat lagi hal konyol yang kalian berdua lakukan. Setelah aku dan Red Girl selesai pelajaran olahraga tapi masih tetap di bermain basket, lalu tiba-tiba Blue Boy datang, aku lihat Red Girl langsung semangat mencetak angka. Sial! Kukira kamu kenapa, Red Girl. Ternyata Blue Boy ngelihatin kamu dari jauh! Holy shit!

Huft, kenapa kalian tidak mengatakan langsung aja sih? Toh akhirnya kalian bersama kan?

Seperti surat yang kemarin kalian kirim. Undangan pernikahan kalian bilang?! Sejak kapan kalian jadi dekat? Atau ini yang kamu maksud akan taaruf, Red Girl?! Jawab aku, Gila!

Kalian berdua memang bukti jodoh di tangan Tuhan dan setiap usaha menjaga komitmen nggak ada yang sia-sia.

Aku iri sama kalian. Yang laki imannya kuat, yang cewek berkomitmen nggak pacaran walaupun dia nakal.

Dabest-lah kalian!

Tunggu kehadiranku untuk memukuli kalian satu per satu!

When Red meets Blue, it will be Purple,
Purple Girl

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s