[Pos Cinta Tribu7e] Mimpi Buruk dalam Surat

image

Halo, Blue Boy!

Hari ini aku ingin menceritakan sesuatu padamu. Tentang mimpi buruk yang mengahampiriku barusan.

Apa kamu tau kenapa seseorang bisa bermimpi buruk hingga menangis?

Apa kamu tau kenapa rasanya lebih menyakitkan ketika kita sadar itu hanya mimpi dan kemudian menangis lebih kencang?

Apa kamu bisa bantu aku mencari tau jawabannya, Blue Boy? Karena aku takut aku sebenarnya sadar itu akan menjadi nyata.

Blue Boy, dalam mimpiku aku bertemu sahabat namun juga pengkhianat. Dia Orange Girl, yang mengkhianatiku dengan tidak menceritakan Purple Girl telah hamil di luar nikah.

Aku tidak mengerti kenapa tiba-tiba Purple Girl bisa seperti itu. Padahal yang kutau dia sedang tidak memiliki kekasih. Demi Tuhan, kami sama-sama masih SMA!

Dunia ini sungguh mengerikan kan, Blue Boy?

Aku harus mencekik leher Orange Girl terlebih dahulu sebelum akhirnya dia bercerita padaku.

Purple Girl, sahabat paling dekatku sejak lima tahun yang lalu. Dia berjiwa pemimpin namun juga feminim. Dia cantik namun juga antik. Menyukai kebebasan sepertiku namun tanggungjawab tetap diteguhkan.

Blue Boy, secantik-cantiknya seorang gadis, dia seharusnya memilih laki-laki yang tepat bagi hidupnya. Bukan malah memilih laki-laki tampan namun berjiwa setan!

Orang Girl berkata padaku bahwa Black Boy telah menjadi kekasih Purple Girl sejak dua bulan lalu. Sekali lagi, demi Tuhan, aku tidak tau.

Orang Girl juga menceritakan bahwa kejadian itu terjadi begitu saja. Purple Girl tidak dapat menolak kekerasan yang dilakukan Black Boy. Dengan modal ketampanannya Black Boy menggiring Purple Girl menuju ranjang iblis.

Maaf aku malah menangis lagi sehingga surat ini terhenti ditulis.

Aku marah pada Orange Girl yang tak segera memberitahuku. Seberapa pentingnya aku dalam dirinya?

Aku marah pada Purple Girl yang terlena oleh fisik laki-laki bejat.

Dan aku marah pada diriku karena aku terlalu baper menanggapi sebuah mimpi.

Blue Boy, kata orang, sebuah mimpi tak seharusnya diceritakan pada orang lain kecuali para tafsir mimpi. Tentu saja kamu lebih tau hukumnya daripada aku si perempuan nakal.

Aku menuliskan selembar mimpiku ini agar kau tau bahwa aku tidak seperti Purple Girl yang salah memilih laki-laki untuk dicintai.

Sebuah keputusan tepat memilihmu menjadi laki-laki yang akan kuperjuangkan.

Karena aku yakin suatu saat jika ada “kita berdua”, kamu akan melindungiku dari kejamnya dunia.

Karena aku percaya kamu laki-laki yang tepat.

Karena aku tau kamu tidak seperti Black Boy. Kamu akan menunggu waktu yang tepat untuk meminta orang tua wanita yang kamu cintai untuk memiliki anaknya.

Hari ini aku masih nakal, kamu tau itu. Pulang malam, berkelakar, dan bertingkah layaknya anak yang penuh kebebasan. Tapi kamu harus tau bahwa itu caraku mengenali dunia tanpa perlu bersembunyi di balik keimanan.

Mungkin orang-orang akan bertanya kenapa aku mencintaimu, Blue Boy. Kemudian setelah mereka mendapat jawabannya mereka akan mengatakan aku bodoh dan tak masuk akal.

Aku tidak peduli. Yang kupedulikan adalah kamu tetap menjadi laki-laki beriman kuat, menjadi pemimpin hebat, sehingga aku dan kamu akan menjadi lengkap.

Demi cinta,
Red Girl

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s