[Monolog] Percayalah pada Saya!!!

Aku memang bukan sesuatu yang menarik ketika kalian pertama kali melihatku atau mendengarku. Bahkan mungkin di antara kalian ada yang tidak peduli tentang kelahiranku. Dan dulu aku pun juga tak peduli apa pendapat kalian tentangku.

Namun aku terus berusaha keras menjadi sesuatu yang sering kalian butuhkan dan singgahi. Aku ingin menjadi seperti teman-temanku. Karena dengan menjadi seperti merekalah aku baru dapat disebut sukses menjadi diri sendiri.

Aku berusaha sedikit demi sedikit. Mencoba meningkatkan grafik walaupun masih sering dibawah 15 per hari bahkan nol. Aku bersama sahabatku pun melakukan revolusi setiap saat. Entah dari teknik, kualitas, sharing, promosi, bahkan membuat tempatku semakin luas. Semua telah kulakukan.

Satu tahun telah berlalu, aku merayakan hari lahirku. Mencoba mengungkapkan pada dunia, “Hai, ini saya! Kalian nggak mau kenalan?”

Dan apa yang terjadi berikutnya? Ungkapan “Hi” melewati lorong telingaku dan menembus otakku. Aku bahagia. Sungguh, aku sangat bahagia. Rasanya aku ingin berteriak dan berterima kasih kepada beberapa bagian dari dunia karena telah melihatku dan memberiku ucapan!

Hanya saja, ucapan itu seperti angin yang berhembus. Hanya sekali datang melewatiku lalu pergi tanpa pernah tahu kapan mau kembali pulang. Semua hanya sementara. Yang setiap saat adalah kesendirianku bersama monolog-monolog sepi.

Aku melupakan keeksistensian ini. Aku mencoba untuk kembali percaya pada kalimat “I need more time.” lalu aku pun kembali berjuang dengan sahabatku bersama papan ketik dan jaringan operator.

Kemudian, tiba-tiba—ketika aku sedang dalam masa abu-abu karena wilayahku mulai mengecil—beliau datang. Bersama paragraf-paragraf pesan yang membahagiakanku. Beliau berkata bahwa beliau menyukaiku dan berniat menempatkanku di posisi terpercaya. Tapi, aku terlalu cuek dan tidak peduli akan ke-eksistensi-an. Padahal sebagai sesuatu, aku harus-kudu-wajib memiliki syarat itu. Makanya aku berjanji untuk meningkatkan eksistensi.

Beliau berkata, kalau aku akan diangkat di posisi baik jika atasan menghendaki. Beliau memang menyukai aku tapi tidak dengan atasannya yang beralasan aku terlalu berkecimpung dalam kesendirian seolah-olah aku hanyalah barisan kata pada tembok korban vandalisme.

Kala itu lagi-lagi aku tak peduli toh aku akan berusaha semampuku, kalau si atasan itu tidak mau, aku bisa menjadi hebat dan atasan lain akan percaya padaku suatu saat. Anggap saja ini untuk persiapan.

Perjuanganku didasari pada semangat yang berkobar. Adrenalin meningkat. Tak kusangka aku membaca kembali barisan paragraf yang beliau kirim padaku. Aku sedikit tersentak ketika mendapati paragraf yang sebelumnya tidak kubaca teliti.

Kenapa segitunya? Kalau pun eksistensi saya memang tak sebanding dengan teman-teman saya yang lain, Anda bisa yakin kalau dengan mempercayakan posisi itu kepada saya, eksistensi saya akan meningkat pula!

Ini semua tergantung pada Anda mau apa tidak memberikannya kepada saya. Saya bisa membantu apa yang Anda inginkan dengan megajak teman-teman saya. Sahabat saya juga punya teman!

Semua juga tergantung pada Anda! Kalau Anda memang eksis, Anda dapat mengontrol semuanya dan dapat menutupi ketidak-eksisan saya!

Argh!!! Sebegitu pentingnya eksistensi bagi Anda?! Huft. Saya mencoba sabar. I’ll tell you, sesuatu yang Anda rencanakan akan berhasil tergantung pada seberapa hebatnya sesuatu yang Anda hasilkan. Memang di sini Anda sedang mencari orang yang bisa membantu kesuksesan itu, tapi kami pun juga bergantung pada seberapa hebatnya hasil Anda!

Aaarrrggghhh!!! Kenapa begitu tinggi batu loncatan saya?!

Saya hanya butuh kepercayaan kalian, hei para atasan! Ketika kalian mau menempatkan saya pada posisi itu, saya akan berusaha semampu saya. Beri tahu saya apa yang harus saya lakukan. Beri tahu saya apa yang kurang dari saya sehingga saya dapat memperbaikanya. Dan beri tahu saya apa yang sudah baik dalam diri saya.

Saya hanya butuh kepercayaan dari kalian. Karena itulah kunci untuk menjadi blog yang sukses.

Ttd,
Red Blue Story

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s