[Book Review] Il Tiramisu by Dy Lunaly

Gytha terpaksa menerima tawaran kerja sebagai host chef di salah satu acara televisi. Ia memenuhi utang budi kepada teman lama meski sebenarnya tidak yakin bisa melakukannya. Ditambah lagi Gytha tidak sendiri. Executive Chef di Olive Garden itu akan menjadi host bersama Wisnu, seorang penyanyi yang sedang naik daun.

Meski rupawan dan mutlak digandrungi para wanita, pria itu memberi kesan pertama yang buruk kepada Gytha. Wisnu Kanigara, tidak lebih dari seorang selebritas yang angkuh dan menyebalkan. Lebih menyebalkan lagi karena mereka harus sering bersama dan terlihat akrab.

Sejak itu, kehidupan Gytha tidak lagi tenang. Ia menjadi incaran media gosip Tanah Air yang haus berita akan kedekatannya dengan Wisnu. Media terus berusaha mengorek apa pun tentangnya. sampai-sampai hal yang paling dirahasiakan Gytha, tentang masa lalu kelamnya, berhasil diungkap media. Gytha sungguh menyesali keputusannya mengambil pekerjaan ini. Ia menyesal mengenal Wisnu. Ia juga menyesal telah terjebak dalam rasa yang tak seharusnya ia simpan untuk pria itu.


Arti Nama

Wisnu = Dewa
Jendra = Kemenangan indra
Gytha = Suka berperang, hadiah, permusuhan, perselisihan. (Asli sama lho kayak karakternya!)


image

Cover Novel

Judul: Il Tiramisu
Penulis: Dy Lunaly
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun terbit: 2016
Tebal: Paperback, 334 pages
ISBN13: 9786022911746
Rating: ⭐⭐⭐⭐


Novel Il Tiramisu ini dapat dibeli di Bukupedia. Klik tautan di sini untuk informasi selengkapnya.


REVIEW

GENRE
Bagi saya membaca Il Tiramisu itu benar-benar hiburan sekaligus candu. Kisah tentang Wisnu dan Gytha yang manis seperti kisah cinta remaja, berhasil memanjakan pecinta genre romance seperti saya lalu tidak bisa berhenti teringat akan pesona Wisnu sekalipun sedang break membaca. Merepotkan sekali.😤

Asiknya selain makanan, detail outfit juga dipaparkan. Penggambaran wisnu pakai sweatshirt dan classic chino bikin kebayang-bayang betapa kerennya dia.

SETTING
Saya mulai membacanya beberapa hari yang lalu, tapi baru selesai tanggal 28. Dan tiba-tiba ketika mulai membaca lagi saya kepikiran sama Desendants of the Sun. Yup, dalam bayanganku novel ini seperti Drama Korea yang hitz di tahun 2016 itu.

Menceritakan tentang anggota tentara dengan segala rahasia kenegaraan dan dokter wanita yang memiliki passion pada karirnya. Bedanya kalau di Il Tiramisu itu yang laki-laki hidup di dunia entertainment dan si wanita adalah chef.

SIMILAR
Permasalahan mereka juga sama. Ketika si perempuan masuk ke dalam dunia si laki-laki, si perempuan akan terancam “keselamatannya”. Di Il Tiramisu, Gytha akan terkena dampak gosip setiap saat jika berhubungan dengan Wisnu. Mirip dengan DoTS, ya kaan?

Saya juga pernah membaca novel lain yang mengangkat kehidupan selebriti seperti Restart karya Nina Ardianti dan So, I Married The Anti-Fan karya Kim Eun Jeong. Konflik yang dipakai sama. Sama-sama betapa sulitnya mengahadapi vampir berita yang selalu haus akan gosip yang tanpa sadar menyakiti orang yang digosipkan. Dan dari konflik ini pula, the man gonna be the hero to take away his woman from spotlight.

“Nggak semua orang pernah merasa tersesat dan capek dengan hidupnya karena udah berusaha sekuat tenaga, tapi belum dapat apa yang dia mau. Rasanya cuma muter-muter di tempat yang sama dan itu melelahkan.”—hlm. 131

ORIGINAL
Novel Yummylit pertama yang saya baca dari tiga novel berlabel sama. Novel ini membuat saya penasaran tentang kenapa dijuduli Il Tiramisu. Apa karena para tokoh bertemu ketika makan tiramisu? Bukan. Diberi judul ini karena Tiramisu (Italia) berarti ‘remember me‘ atau ‘take me with you‘. Di sini pembaca akan tahu bahwa Wisnu dan Gytha saling membutuhkan, merindukan sekalipun ada jarak antara mereka dan mereka akan berusaha mengendalikan jarak untuk menjaga hubungan mereka tetap dekat.

Filosofi dari pemberian judul juga bisa dari rasa Tiramisu sendiri yang manis tapi juga  pahit karena tiramisu biasanya dicampuri kopi. Sama seperti kisah cinta Wisnu dan Gytha.

“Dalam manisnya terselip sebutir pahit.”

Dy Lunaly juga membubuhkan beberapa kosakata Italia yang sangat menyenangkan untuk informasi baru.

“Il tempo vola, Cara mia.” (Waktu berlalu, Sayangku.)

image

Tiramisu | Source: foodnetwork.sndimg.com

PLOT-
Rumit. Kompleks. Itu yang saya tangkap setelah membaca hingga tuntas. Permasalahan pribadi Wisnu dan Gytha yang masing-masing masa kelamnya nggak cuma satu digabungin jadi satu membuat banyak sekali plot rumit, konfliknya banyak, twist dimana-mana.

Seperti dari awal pembaca akan dibuat penasaran dengan siapa sebenarnya Ernest dan Nakhla? Kenapa Gytha dekat sekali dengan Ernest, surel-surel mereka seperti surel laki-laki yang sedang meninggalkan perempuannya dan kenapa Nakhla memanggil Gytha “mama”? Dua permasalahan ini akan membawa pembaca kepada twist yang bikin deg-degan abis. Dijamin susah bisa berhenti baca apalagi setelah tahu ada Cantika di masa lalu Wisnu.

“Aku percaya sama Jendra.”—hlm. 211

EVENTS
Sayang saya merasa ada kekurangan di sini. Penulis sepertinya terlalu sering melompati adegan sehingga rasanya seperti kurang nyambung dengan bab sebelumnya. Alurnya kurang mulus karena terlalu cepat. Baru mendapat masalah langsung ganti ke masalah lain tanpa terasa benar-benar diselesaikan. Kelebahan dari penggunaan alur seperti ini adalah adanya klimaks yang terus menerjang pembaca. Klimaks yang kuat namun antiklimaks yang as simple as that dengan ending seperti itu.

“Hidup kalau nggak ada tantangannya nggak bakalan berkembang.”—hlm. 92

“Kamu bisa aja ngerencanain hidup kamu lurus tanpa hambatan. Tapi, percaya sama Ayah. Nggak ada hidup yang mulus dan gampang karena perjuangan itu satu-satunya bukti bahwa kita hidup.”—hlm. 95

Awal pertemuan Gytha dan Wisnu tak sebaik pertemuan orang lain. Wisnu seperti tidak memperdulikan Gytha bahkan malah seperti tidak ingin berhubungan dengan Gytha. Hal tersebut membuat Gytha frustasi dan akhirnya mencoba meminta maaf serta mencoba menjaga hububgan baik demi acara Everybody Can Be a Chef. Oleh sebab itu, ketika Gytha meminta maaf, ia malah dianggap berhutang 18.120 detik kepada Wisnu. Lalu, kemana cerita ini berlanjut? Dalam pikiran saya bagian ini akan ditebus Gytha hingga membuat mereka berdua dekat. Tapi nyatanya tidak.

“18.120 detik, bagaimana cara gadis itu membayar waktu yang sudah terbuang?”—hlm. 77-78

SUGGESTION
Nama seri ini adalah Yummylit, tentu saja bertema kuliner. Jadi akan lebih pas lagi kalau banyak adegan makan. Walaupun di setiap bab penulis sudah membocorkan deskripsi makanan secara singkat. Il Tiramisu ini sedikit melenceng dari tema ini, kesannya kisah cinta selebriti malah lebih kuat dari kuliner itu sendiri.

FAVORITE
Adegan favorit saya itu setelah Wisnu ‘membuka diri’ lalu hendak berangkat ke studio sedangkan Gytha nggak mau bareng padahal mereka sudah mau telat. Lalu Wisnu mengambil hp Gytha sebagai ancaman. Ish kak Dy, ini kayak drakor😜

“Apa yang sekarang dipikirkan Gytha tentangku?”—hlm. 137

Btw, Everybody Can Be a Chef dibatalin karena stasiun TV milih nyiarin secara live proses lahiran anak artis. Kayak kenal deh sama kasus ini. Yang itukah?

Overall, Il Tiramisu sangat cocok dibaca bagi kalian yang suka cerita romantis dengan banyak permasalahan. Bagi kalian yang sedang bingung harus bagaimana menghadapai cinta, kalian hanya perlu memperjuangkannya setelah yakin dialah yang kamu inginkan. Begitu amanat dalam buku ini. Apa pun yang terjadi, perjuangkanlah!

I recommend this book to all people who love romance, teens, young adults, etc.

So, masih clueless kenapa harus baca Il Tiramisu?

image

Buku-buku karangan Dy Lunaly. Saya baru baca 2 buku. Suka banget sama My Daddy ODHA. Sedih tapi menginspirasi. Ciri khas kak Dy mungkin ya. Gaya penceritaannya juga seru.



QUOTES

“Mungkin lo lagi kesal atau PMS, tapi bukan berarti lo bisa ngelampiasin itu ke orang lain!”—hlm. 63

“Dia tidak pernah menceritakan rahasianya kepada siapa pun. Untuk kali pertama dia menceritakan ini kepada seseorang: Gytha.”—hlm. 134

“Kenangan adalah campuran dari berkah dan kutukan, tidak ada yang tahu apa yang kamu dapatkan ketika mengingatnya.”—hlm. 144

“Kenangan memang memiliki cara kerja yang berbeda. Sedikit saja bisa menjungkirbalikan perasaan seseorang.”—hlm. 253

“Dari dulu Gytha memang agam tertutup orangnya. Bukan karena dia nggak mau cerita atau nggak percaya sama kita. Tapi, karena dia nggak tahu gimana caranya cerita. Awalnya nggak mudah, tapi kalau dia sudah merasa nyaman, dia pasti bakalan cerita.”—hlm. 288


image

Soundtrack novel Il Tiramisu Dy Lunaly

PENASARAN SEPERTI APA SUARANYA WISNU KETIKA NYANYI LAGU ‘CERITA MATARI’?
Klik link di sini dan kamu akan melihat ost. novel Il Tiramisu.

Dijamin bikin ketagihan sama suaranya, lagunya, liriknya, dan tentu aja bayanginnya.

Waaaah!!! Saya suka banget. Keren abis. Pengen deh ngecover lagu ini, tapi nanti takut jadi rusak lagunya.


Telat UPDATE 24 November 2016

Alhamdulillah aku memenangkan lomba resensi Il Tiramisu. Pengumuman diumumkan 31 Oktober lalu, tapi aku lupa mau update di sini. Hehe.

Oh iya, curhat dikit. Waktu deadline, aku nemu salah seorang ikutan lomba ini juga. Dan rasanya… OmyGod. Dia udah berpengalaman banget. Terus aku drop.
image
Untunglah aku dapat kepercayaan buat menang bahkan diajakin jadi host #MenemukanLostAndFound. Nikmat mana yang kudustakan? Nggak ada. Ini semua nikmat banget.

Terima kasih, semoga kepercayaan kalian nggak berhenti sampai di sini. Terima kasih sebesar-besarnya untuk Allah SWT, kak Dy Lunaly, kak Atria Sartika, kak Pujiawati/she_spica atas hadiah giveawaynya.

Xoxo,
Pramestya W Ambangsari

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s