[Book Review] Lovasket 5: The Last Game by Luna Torashyngu

Vanya bimbang. Mantan grup vokalnya, Venus, terancam bubar di puncak kejayaan. Untuk menyelamatkan Venus, Vanya harus mau bergabung kembali.
Padahal dia dan tim sekolahnya sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti turnamen basket antar-SMA se-Jawa-Bali. Bagaimana bisa dia membagi waktu untuk kedua aktivitas yang sangat disukainya tersebut? Di sisi lain, Vira mendapat tawaran menarik untuk melatih tim yang dirancang untuk melawan salah satu tim WNBA—tim dari asosiasi basket Amerika Serikat.

Ini jelas bukan kesempatan yang bisa datang kapan saja. Tapi, ternyata untuk membentuk tim yang solid Vira harus menghadapi berbagai halangan. Mulai dari mengatur waktu untuk melatih Vanya dan teman-teman di SMA Charisty, sampai perseteruan dan dendam lama teman-temannya sendiri.

Satu demi satu orang-orang dan masalah-masalah dari masa lalu Vira datang merongrong. Mulai dari Stella dan Rida yang sekarang menjadi sahabat dekatnya, sampai Bianca dan Hera yang kini menjadi seterunya.

Apakah Vira bisa menangani semua masalahnya dengan kepala dingin dan cerdik seperti biasa? Apakah kali ini tim yang dilatihnya bisa meraih kemenangan?

Inilah bagian pertama dari akhir kisah Lovasket saga.


Cover Novel

Paperback, 216 pages

Published June 2014 by Gramedia Pustaka Utama

ISBN13 9786020305943 

Series:Lovasket #5 

Rating ⭐⭐⭐


Novel Lovasket 5 ini dapat dibeli di Bukupedia. Klik tautan di sini untuk informasi selengkapnya.


REVIEW

Kalau sebelumnya nggak memperhatikan blurbnya, pasti bakal berkata “Nanggung pake banget”. Tapi nyatanya cerita ini memang bagian pertama dari akhir kisah Lovasket saga. Kayak Harry Potter 7 versi filmnya, ada part 1 dan part 2. Novel ini juga begitu, bahkan satu pertandingan basket pun baru di mulai tapi ceritanya udah harus ganti buku aja. Bener-bener yaa…😠

Lama saya tidak melanjutkan membaca Lovasket setelah seri ke-4, hal itu membuat saya lumayan lupa dengan tokoh-tokohnya serta jalan ceritanya. Tapi untunglah, di Lovasket 5 ini pembaca akan diingatkan lagi lewat flashback-flashback sebagai pembahasan suatu permasalahan di seri sebelumnya.

GENRE– 

Hal paling menonjol di cerita ini menurut saya adalahperubahan sikap dan sifat Vira sebagai tokoh utama. Entah saya yang tidak peka di seri sebelumnya atau memang berubah. Vira yang di sini lebih dewasa, diperkuat dengan umurnya yang sudah 23 tahun serta teman-temannya yang bekerja. Otomatis imajinasi saya langsung kepada wanita-wanita karir, yang kurang cocok untuk bacaan remaja. Tapi, disini ada Vanya dkk (anak SMA Charisty) yang tetap memberikan kesan kuat kalau ini masih bacaan remaja (teenlit).

PLOT– 

Untuk penokohan, dulu saya sempat menebak kalau Vanya, Vega, dan Lea adalah reinkarnasi dari Vira-Niken, Vira-Rida, Vira-Stella, Rida, dan Stella. Dan ternyata penulis memang membuat seperti itu, Vega sangat mirip dengan Vira, hanya saja karena di seri ini Vega tidak berperan besar, Vanya-lah yang lebih kelihatan kemiripannya dengan Vira. Tapi Vira sendiri udah ngaku kalau ada yang sangat mirip dengan dirinya, dan saya menebak itu memang Vega. Let’s see…

Hal mengejutkan juga terungkap disini. Tentang perilaku Stella terhadap Vira ketika masih SMA dulu. Ternyata Stella nggak seburuk dalam bayangan kalian, para pembaca! Rahasianya membuat saya simpati terhadap dia, bahkan merasa “She’s truly bestfriend“. Ini bagian paling membahagiakan bagi sebuah persahabatan kalau kalian pernah merasakannya.

Seri ini layaknya kumpulan clue untuk seri selanjutnya, jadi sepertinya saya harus cepat-cepat membaca yang keenam biar nggak lupa sama semua clue.

Berikut beberapa clue yang kemungkinan benar: beuh

– Vega kembali ingat 

– Vanya jadian sama Gery 

– Sesuatu yang lumayan buruk akan terjadi pada Vira atau Lea saat pertandingan melawan WNBA 

– Bianca sukses dengan rencana jahatnya 

– Vira tetep (harus) sama Aji (apa-apaan ini?!)

Nah. Itu hanya tebakan saya, gimana dengan kalian? Dan yang sudah baca sampai akhir. Yuk berbagi di postingan saya selanjutnya😉

Lovasket Series

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s