[Book Review] Across The Ocean by Ria Destriana

“Kamu tahu bagaimana caranya mengobati hati yang luka?”
“Bagaimana?”
“Dengan tidak melaluinya sendirian.”

Di seberang laut di Pulau Karimunjawa, dua hati yang terluka bertemu. Saat melihat Anindita, Bayu seperti melihat dirinya sendiri. Perlahan mereka menjadi dekat dan kedekatan itu membuat luka di hati masing-masing mengering dan digantikan sebuah perasaan yang tak asing.

“Karena setiap orang berhak bahagia, termasuk kamu.”

Anindita belum siap. Bayu bersedia menunggu.
Tetapi, bagaimana kalau saat Anindita kembali ternyata Bayu tidak ada di sana?


image

Cover Novel

Paperback, 168 pages
Published May 18th 2015 by Gramedia Pustaka Utama
ISBN13 9786020315126
Series: Gramedia Writing Project


SINOPSIS via QUOTES

“Menikah bukan cuma menyatukan dua orang saja. Dua keluarga juga dipersatukan. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menyatukan dua keluarga kita yang berbeda?”—hlm. 11

“Aku tidak tahu apakah Anin juga terluka karena cinta atau bukan, tapi aku tidak ingin melihatnya terluka lebih dalam dari yang pernah kurasakan, sendirian.”—hlm. 43

“Anin, aku punya satu cerita. Kamu mau dengar?”
“Cerita apa?”
“Cerita cinta.”—hlm. 51

“Luka ternyata tidak bisa hilang dengan menghabiskan waktu sendirian.”—hlm. 53

“Kita tidak pernah tahu apa yang dibawa cinta ke dalam hidup kita. Rasa bahagia atau rasa sakit?”—hlm. 62

“Ini hadiah perpisahan…”
Kata itu membuatku beku di tempat.
Perpisahan, kata Anin?”—hlm. 72

“Jangan berduka terlalu lama ya, Dita. Takdir nggak membuat kita bahagia bersama, tapi kamu masih berhak bahagia.”—hlm. 117

“Karena aku nggak mau kamu bergentayangan di depan rumahku.”

“Aku tetap di situ karena kamu bilang aku harus percaya sama kamu. Dan aku memang percaya. Juga saat kamu bilang kamu akan menungguku.”—hlm. 135

“Menunggu? Apa aku akan menunggu orang yang tidak menungguku?”—hlm. 138

“Jadi sekarang, apakah kamu sudah siap untuk berbahagia?”—hlm. 156

REVIEW

image

Ini namanya Pulau Gosong atau biasa disebut Corong. Source: google

Across The Ocean adalah hasil Gramedia Writing Project yang memiliki cerita manis dengan sedikit konflik. Ria Destriana berhasil menyuguhkan pesona Karimunjawa dengan nyata dan menggunakan pesona itu sebagai kekuatan atau kelebihan novel bercover indah ini. Contohnya seperti selipan info ini:

“Corong itu gundukan pasir di tengah laut, kadang termasuk bagian dari pulau dan hanya ada saat laut sedang surut.”

Meggunakan bahasa baku/formal memberikan kelebihan dan kekurangan dalam penyampaian cerita. Bagi saya cerita akan terasa aneh jika bahasa baku/formal namun tidak diikuti narasi yang baku, atau tidak menggunakan POV3. Tapi dengan bahasa baku beberapa kalimat sederhana akan terasa sangat romatis dan tepat sasaran ke perasaan pembaca. (Re: quotes)

image

Hiu yang ada di Menjangan Besar ini jinak kok kalau nggak dipancing pakai makanan 😝 Source: google

Juga mengenai pemilihan POV1 dari tokoh Bayu dan Anindita berhasil menyampaikan apa yang dipikirkan dan rasakan tokohnya. Bab awal penulis memilih menjadi Bayu dan tiba-tiba di bab 8 penulis berganti menjadi Anindita. Memang cukup membingungkan saya untuk beberapa saat karena di awal pun penulis tidak memberikan sign akan di siapakah sudut pandang ini bercerita. Selebihnya nggak ada masalah dalam POV, penggunaan POV seperti ini sangat bagus untuk bercerita langsung dari perasaan tokoh.😃

image

Tentang Ria Destriana

Kekurangan dalam novel ini muncul ketika Anindita “berkunjung” ke Rama. Penceritaan bagian itu terlalu lama padahal sudah sangat mudah ditebak apa yang dimaksud dengan “berkunjung”. Alhasil saya tidak sabar dan tidak konsen.

Ketika Anindita ke Karimunjawa kedua kalinya dan pergi bersama turis Asia Timur, penggunaan bahasa asing untuk berbincang kurang meyakinkan dan membingungkan karena mereka berbahasa Indonesia. Sebenarnya mereka berbicara dengan bahasa apa? Kesannya malah seperti bicara dengan orang lokal. Penggunaan beberapa kalimat sederhana dengan bahasa Inggris sebenarnya bisa sangat meyakinkan karena orang Asia Timur emang terkenal banyak yang nggak lancar bahasa Inggris.

Overall, Across The Ocean bisa membuat kalian bahagia dalam sekejap dan merasa sedih dalam waktu singkat. Karimunjawa dan cerita masa lalu sanggup membuat kalian ingin merenung di pulau eksotis tersebut.

image

Across The Ocean di IJak

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s