[Book Review] At The Park by Kristi Jo


Tiara sudah dua tahun menjadi pacar Raymond model keren, ganteng, dan berkelas. Tapi ketika dinner bersama Raymond, kenapa jantung Tiara tidak lagi berdebar kencang seperti dulu ya?

Debar itu justru Tiara rasakan ketika bertemu dengan Al di taman. Alfred Effendi, cowok sederhana, berkacamata, bertampang biasa, dan mempunyai passion yang sama dengan Tiara, yaitu penyayang binatang.

Tanpa terasa, kejadian demi kejadian di taman membuat dunia Tiara jungkir balik. Ia merasakan lagi yang namanya jatuh cinta. Tapi… saat Tiara menyatakan perasaannya pada Al, kenapa Al malah menolaknya?

Paperback, 288 pages

Published August 2015 by Gramedia Pustaka Utama

ISBN13 9786020318578

⭐⭐⭐


“There’s no such thing like the right time or the right place for love. It can happen anytime, anywhere.”—Anonymous

Tiara merasa aneh dengan perasaannya setelah bertemu dengan Al, laki-laki yang tanpa sengaja “dibawa” anjingnya—Lopez menemui di taman Doggy Park and Adventure.

Saat itu, ia sedang berada di pucuk hubungannya dengan raymond, model iklan yang mulai menapaki karir di perfilman. Tiara merasa ia tak lagi cocok dengan Ray setelah berpacaran dua tahun. Ray tidak suka anjing, Tiara suka. Ray suka pesta, Tiara nggak suka. Ray suka kekanak-kanakan, Tiara lebih seperti anak yang sudah dewasa.

Banyak sekali perbedaan yang mereka miliki. Dan sayangnya, toleransi berbanding terbalik dengan jumlah perbedaan. Alias nol.

Berkali-kali Tiara bertemu dengan Al, karena kebersamaan yang terus terjalin itulah rasa cinta itu muncul.

Dengan kenekatan penuh, Tiara menembak Al. Tapi sayangnya Al menolak Tiara. Lho, kenapa? Apa artinya segala kode yang terus terlempar di udara selama mereka mengobrol?

“Hati lo nggak salah. Dia membisikkan hal yang tepat, meski saat ini menurut lo nggak salah. Otak lo ngirim sinyal cemas karena keadaan sekeliling nggak mendukung.”—hlm. 86


Kata bayak orang, cara untuk memikat pembaca adalah dengan membuat paragraf pertama yang mengajak untuk ingin terus membaca atau kecanduan. Kunci dari awal keberhasilan novel ada di paragraf pertama. Dan disini, karena paragraf pertama di bab pertama, Kristi Jo berhasil membuat saya kecanduan. Lalu, saya juga digulingkan oleh twist yang membuat saya merasa “bodoh” hahahaha.

At The Park adalah novel kedua sekaligus pertama yang saya baca dari Kristi Jo. Novel lainnya yang terbit hampir bersamaan berjudul Promises.

Entah bagaimana Tiara terasa seperti cewek dewasa jika saya tidak ingat kalau ini teenlit dan jika penulis tidak menceritakan statusnya sebagai pelajar SMA. Tiara diceritakan sebagai anak yang tidak lebay dan alay seperti kehidupan remaja pada kenyatannya. Nggak nangis uring-uringan ketika putus, tapi malah nangis ketika ditolak. Hohoho.

Tiara itu dewasa secara bagaimana ia bertutur kata. Itu menurut saya.

Beberapa halaman berlalu, saya merasa cerita ini kebanyakan telling jadi saya merasa bosan. Tapi sekalinya ada yg seharusnya perlu dijelaskan secara rinci malah nggak dijelasin. Contohnya soal lampu taman yang katanya indah dan penjelasan berbagai jenis anjing.

“Al itu berkursi roda?? What? Kok aku baru tahu setelah 87 halaman?” itu yang semalam saya batin terus. Setelah saya teliti lagi, ternyata clue itu sudah disebut di halaman pertama. Sayangnya sedikit sekali clue membuat saya lupa akan kenyataan itu. Jadi, kalau kalian membaca ini, harus teliti ya. Jangan kelewatan sesuatu pun. 😆

Pada cerita ini, banyak sekali banyolan yang bagi saya sangat asik. Remaja kekinian banget walau buku ini udah terbit tahun lalu, masih sangat enak dibaca.

Saya suka endingnya. Segala permasalahan oleh penulis sudah disekesaikan walau ada satu masalah yang nggak lagi dibahas. Ditinggalin gitu aja masalah Ray yang memukul Al di suatu malam.

Bab-bab akhir bagi saya adalah jalan cerita yang terasik. Karena disini konfliknya akan terus bermunculan.

Overall, menarik, sayangnya gaya berceritanya semakin lama semakin membosankan. Tapi saya suka ide ceritanya. Saran sih, kurangi telling, kak Kristi. Juga untuk konflik atau usaha Al membuat taman anjing lagi kenapa nggak di ceritain lebih dalam? Itu keren.

Btw, aku baca novel ini via IJakarta lho. Ada sekita 19 copy novel At The Park karya Kristi Jo. Langsung dicek aja kalau penasaran sama ceritanya.

Rekomendasi untuk yang suka teenlit dengan segala permasalahan cinta serta hubungan sosial.
image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s