Jatuh Cinta Diam-Diam by Dwitasari

image

Setiap orang punya caranya sendiri untuk mencintai; memilih untuk diam, memerhatikan dari jauh, atau mendoakan diam-diam. Setiap orang punya caranya sendiri untuk jatuh cinta tanpa membaginya dengan orang yang dia cinta. Setiap orang juga punya cara sendiri untuk berbagi tawa dan menyembunyikan tangisnya sendiri.

Setelah sukses dengan Raksasa Dari Jogja, Dwitasari kini mengumpulkan 14 kisah ini. Kisah tentang kebahagiaan mencintai dan kepedihan memendam cinta. Kisah tentang orang-orang yang menyimpan sebuah nama di hati mereka. Kisah yang akan membuat kita bertanya: apa halangan untu nyatakan cinta?

Jatuh Cinta Diam-Diam by Dwitasari
Paperback, 217 pages
Published January 2014 by Plotpoint
ISBN 139786029481556
⭐⭐⭐🌛3,5/5


Novel Jatuh Cinta Diam-Diam ini dapat dibeli secara online di Bukupedia. Klik tautan dibawah ini untuk informasi selengkapnya.

http://m.bukupedia.com/id/book/id-82171/jatuh-cinta-diam-diam.html


Sinopsi + Review

“Hati ini milik _____”

Dwitasari kini berbicara banyak cerita dengan ciri khasnya sebagai seleb twit galau bin baper. Ada 14 cerita pendek yang mengisi buku Jatuh Cinta Diam-Diam. Tapi semuanya tidak melulu mengenai secret admirercerita cinta antar laki-laki dan perempuannamun juga cinta antar sesama.

Sesuai dengan judulnya, semua berinti sama. Setiap orang punya cara sendiri untuk mencintai. Dari situ pula Dwitasari menyajikan banyak cerita berbeda tiap cerpen. Cerita yang mampu menguras emosi saya entah dari karakter atau plot. Saya suka buku ini. Sedikit-demi sedikit saya mengakui Dwitasari adalah penulis yang berbakat.

Caranya bercerita dengan kosakata yang mudah dimengerti, dengan selipan-selipan quote atau kata-kata puitis nan manis mampu membawa saya menuju kebaperan.

Kegalauan orang yang memendam cinta terbaca sangat jelas, bagaimana pengolahan emosi tokoh, bagaimana penyelesaiian masalah yang dituliskan dengan singkat namun membuat tercengang diakhir kalimat, bahkan bagaimana perbedaan sudut pandang dalam satu cerpen sangat mendukung kesuksesan buku ini.

Banyak isu sosial seperti cinta namun berbeda agama, aku mencintainya namun dia mencintai laki-laki lain, pergaulan yang salah, aku melihat sosoknya dalam dirimu, masa lalu yang hadir kembali, sahabat atau apa?, salah paham, pertemuan pertama, cinta segitiga, cinta di dunia maya, dll.

Saya juga menemukan sebuah cerpen berjudul Pertemuan yang sama dengan novel Memeluk Masa Lalu. Mungkin awalnya dibuat cerpen di buku ini lalu dijadiin novel di tahun 2016 ini. Saya yang sudah membaca novel Memeluk Masa Lalu jadi langsung tahu jalannya cerita. Tapi teryata cerita di cerpen ini berbeda sekali dengan versi novel. Cara Cleo dan Raditya bertemu tidak dengan cara yang “kasar” melainkan hanya sebatas melihat.

Kekurangan dari novel ini ada pada cerita yang terkadang mudah ditebak hanya dengan satu clue. Seperti pada cerpen Melihatmu yang mengangkat tema salah pergaulan. Namun tetap saja, cara Dwitasari bercerita mampu membuat tetap enak dinikmati.

Yang paling saya sukai adalah cerpen berjudul Pergi. Sumpah itu ngebaperin banget.

Alkisah ada cewek yang suka ngeliput berita buat majalah kampus namanya Nadea. Dia biasanya ditemani cowok bernama Regy. Tapi setelah Regy kenal dan pacaran dengan cewek bernama Tasya yang dia anggap sebagai sumber kebahagiaan, Regy menjadi lebih mementingkan pacarnya itu.

Lalu diceritakan bahwa Tasya sakit dan Regy harus membatalkan janji dengan Nadea. Hal ini membuat Nadea marah namun dia membiarkan Regy pergi dan mengerjakan liputan sendirian.

Hari selanjutnya Regy tidak datang ke kelas pagi. Nadea yang biasanya diberi kabara kalau Regy tidak akan hadir menjadi cemas. Ia pun menghubungi Regy dan mendapati Regy sakit tanpa Tasya disisinya.

Sialnya, Nadea langsung pergi ke kos Regy setelah kelas pagi selesai. Dia merawat Regy hingga tiba-tiba Tasya datang dan melihat segalanya.

“Apakah Tasya adalah satu-satunya penyebab senyum dan bahagia dapam hidup Regy? Tidak bisakah kali ini Nadea merasa menang karena kepergian Tasya?”

Kira-kira bagaimana kelanjutannya? Bagian ini nih yang bikin sedih banget! Karakter Nadea benar-benar kuat. Pengorbanannya, kata-katanya, dan sikapnya membuktikan betapa ia sangat mencintai Regy.

You must read! 😅

Overall, aku suka banget, tapi kalau dikasih bintang 3 kayaknya kurang. Jadi 3,5 bintang untuk seri pertama Jatuh Cinta Diam-Diam ini.

Note: ada typo di hlm 164. Seharusnya Regy bukan Rendy 😉

Sekarang aku penasaran sama Jatuh Cinta Diam-Diam #2 ada yang mau ngirimin ke rumahku? 😂

Iklan

4 thoughts on “Jatuh Cinta Diam-Diam by Dwitasari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s