[REVIEW] Satria November #2 by Mia Arsjad

04102015130.jpg

Inov?! Kok tiba-tiba dia ada di Bandung lagi?

Oh iya, masih ingat Inov, kan? Itu lho, cowok yang kelakuannya mirip robot, anak sahabat Mama yang “dititipkan” di rumah Mima setelah keluar dari rehabilitasi narkoba.

Setelah nyaris seminggu bikin Mima bingung karena menghilang tanpa jejak, tau-tau aja cowok itu muncul di hadapan Mima.

Ah, Mima tau! Inov pasti datang ke Bandung karena mau ngasih kejutan di hari ulang tahun Mima.

Tapi… tunggu dulu. Kali ini Inov terlibat apa lagi sih? Siapa orang-orang mengerikan yang Mima lihat bersama Inov? Dan siapa sosok yang Mima lihat diangkut Inov bersama orang-orang itu? Apa orang itu masih hidup?

Baru aja lepas dari geng narkoba, sekarang Inov terlibat komplotan apa lagi sih?

Satria November #2
Oleh Mia Arsjad

Editor: Irna Permanasari & Asty Aemilia
Ilustrator: eMTe

Diterbitkan pertama kali oleh
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama
Anggota IKAPI, Jakarta, 2014

ISBN: 978-602-03-1092-3

272 hlm.; 20 cm

Rating: ⭐⭐⭐⭐


Novel Satria November #2 ini dapat dibeli secara online di Bukupedia. Klik tautan dibawah ini untuk informasi selengkapnya.

http://www.bukupedia.com/id/book/id-88099/?m=1


SINOPSIS

Inov yang udah empat bulan diungsikan ke Surabaya tiba-tiba kembali ke hadapan Mima. Setelah seminggu lost contact dan bikin Mima khawatir telah terjadi apa-apa.

Dia datang dengan perilaku yang mencurigakan, membuat Mima menduga-duga dan berkesimpulan.

“Lo mo jailin gue pas ulang tahun gue besok, kan? Ayo, ngaku! Lo ngerencanain apa? Udah kebongkar nih.”

Inov nggak mungkin jujur sama Mima. Dia ada di Bandung lagi karena rahasia. Walau dia tahu, bohong sama Mima 99,99% dipastikan bakal ketahuan!

Namun, yang namanya kebohongan nggak selamanya bisa diumpetin. Mima mencium bau busuknya. Dengan sifatnya yang sok tau dan pengen tau, diikutinya Inov menuju suatu tempat.

Betapa terkejutnya Mima menyaksikan Inov berkumpul dengan orang-orang seperti preman. Dan dia lebih kaget ketika melihat Inov dan orang-orang itu mengangkut sesosok tubuh yang sudah lemas.

Masih penasaran dengan apa yang akan dilakukan Inov dkk, Mima memutuskan mengikuti dan menguping pembicaraan komplotan yang ternyata curanmor itu.

Hanya saja, dia telalu berani hingga kurang berhati-hati. Dia ketahuan!
Akibat kecerobohannya itu, akhirnya Inov membuka rahasianya lagi. Dan Inov juga mengatakan konsekuensinya kalau ada orang yang tahu, apalagi Mima.

“Mulai hari ini lo jadi pacar gue.”

Jelas Mima kaget. Mau dikemanain Gian? Masa hubungannya sama Gian harus terhambat gara-gara Inov lagi?

Dan sialnya, Mima harus ikut berpetualang bersama Inov dan komplotan orang-orang mengerikan lagi!

Apa yang harus dilakukannya? Haruskah dia membohongi dirinya sendiri dan juga Gian? Haruskah ia menyimpan rahasia Inov lagi seperti sebelumnya?

REVIEW
Dari unsur instrinsik; tema, POV, alur, amanat sama kayak seri sebelumnya. Yang beda cuma tokoh barunya lebih banyak dan Gian juga banyak nongol.

Ceritanya asyik, mudah dicerna, mudah digambarkan sosok tokohnya (karena aku udah baca seri sebelumnya). :p

Cerita yang lebih seru daripada Satria November #1, yang ini benar-benar menegangkan sekaligus bikin meleleh dan baper. Memang sih, ceritanya masih seputar narkoba dan bandar-bandarnya, dan juga petualangan Mima dan Inov, tapi di novel seri kedua ini cerita romantisnya lebih banyak! Kalau yang sebelumnya cuma PDKT doang. Apalagi saat Inov godain Mima, aduh duh aku ikutan salting campur ngakak. Tuh kan… kak Mia bikin aku jatuh cinta sama Inov. Kasusnya sama nih kayak novel kak Mia yang lain. :3
Dari seri ini pula aku kayak disadarin. Gara-gara sifat Gian yang terlalu serius, perfeksionis, dan berpikir kayak orang tua ituuu, aku jadi sadar kalau orang lain belum tentu suka sama orang yang cerdas tapi kaku. Orang lain nggak suka “diubah” agar sama kayak dirinya. Karena orang lain itu nggak ada yang sama, bahkan anak kembar kayak Mima dan Mika.
Lelucon yang ada disini masih sama banyak dengan seri sebelumnya, namun aku ngerasa kecerewetan Mima berkurang. Terus aku inget-inget lagi, oh iya, ini gara-gara Gian—pacar Mima. Mungkin kak Mia lelah nulis banyak-banyak. 😀
Oh iya, latar tempatnya lebih banyak. kamu juga bisa ngerasain jadi mata-mata dengan segala konsekuensinya.
FYI, font size-nya lebih kecil daripada seri sebelumnya, tapi nggak mengganggu sama sekali kok. Setauku nggak ada typo di tulisan. Penampilan masih tetep bikin ngerasa horor dan misterius. 😝

Favoritku:

“Berbohong itu nggak enak! Karena sekali berbohong, kita harus terus berbohong untuk menutupi kebohongan-kebohongan sebelumnya.”—hlm. 125

Karena nggak ada yang perlu dikomentarin alias udah puas. Kukasih 4 bintang dari 5! Yang mau nanya-nanya view Satria November yang belum kubahas boleh kok, tinggal komen aja. Asal jangan suruh nyeritain dari awal sampe akhir.

Terima kasih sudah membaca, maaf banyak salah dan silakan kritiki saya.

Happily,

Iklan

One thought on “[REVIEW] Satria November #2 by Mia Arsjad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s