[REVIEW] Misteri Buku Harian Johanna by Aulia Hazuki

wp-1456377177485.jpeg

Dharma dan kawan-kawan berencana menghabiskan liburan semester di vila kakeknya. Mereka tidak tahu bahwa vila kakek Dharma yang dulu ditempati keluarga Belanda itu menyimpan banyak misteri. Sampai akhirnya Lutfie menemukan diary Johanna yang menjadi awal petualangan panjang mereka.

Demi misi menuntaskan penasaran tentang isi diary Johanna, Dharma dan kawan-kawan bertualang menelusuri seluk-beluk vila. Mereka menemukan beberapa ruang rahasia, sampai akhirnya terjebak di dalam ruang bawah tanah bersama kerangka Johanna.

Lalu, bagaimana mereka bisa lolos? Dan kenapa Pak Zul, si tukang kebun, menginginkan kematian Dharma dan kawan-kawan di vila itu?

IDENTITAS BUKU

Misteri Buku Harian Johanna by Aulia Hazuki

Paperback, 232 pages
Published: October 2014 by Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 139786020309514

Rating ⭐⭐⭐ dari ⭐⭐⭐⭐⭐


Novel Misteri Buku Harian Johanna ini dapat dibeli secara online di Bukupedia. Klik tautan dibawah ini untuk informasi selengkapnya.

http://m.bukupedia.com/id/book/id-87550/?m=1


SINOPSIS

Dharma dkk berlibur di vila milik kakeknya. Liburan yang mengasyikan menjadi harapan mereka. Namun semua berubah ketika Lutfie tak sengaja menemukan sebuah buku harian kuno di salah satu rak perpustakaan.

Dalam buku itu, tertuang kehidupan seorang istri bernama Johanna. Dia adalah istri pemilik pertama vila itu, istri dari seorang arsitek Belanda terjenius, dan seorang istri yang mendapatkan fitnah telah membunuh anak kesayangannya bernama Annette.

Dharma dkk pun berniat menyelidiki kasus yang telah 50 tahunan berlalu. Niat mereka muncul ketika Dharma dan Lutfie menemukan sebuah jurnal yang ternyata ditulis oleh kakek Dharma. Yang paling membuat mereka tambah tertarik mengungkap kasus ini adalah bagaimana jurnal itu ditemukan.

Ya, jurnal kakek Dharma ditemukan di sebuah laci yang tidak sembarangan dapat dibuka. Ada kunci tersembunyi. Bahkan tempatnya pun tersembunyi.
Maka, penjelajahan mereka di vila itu dimulai. Mereka menemukan rahasia-rahasi yang membuat mereka terkagum-kagum sekaligus ngeri. Saking asiknya mereka meneliti, hingga tak sadar ada seseorang yang marah kewajibannya membuka kasus diambil alih orang lain.

Ketika Dharma dkk berada di sebuah ruang paling rahasia, orang tersebut mengunci jalan keluar-masuknya. Akibatnya Dharma dkk terjebak.

 

REVIEW

Judul yang menarik perhatian saya hingga membuat saya membayangkan-menebak-berekspektasi tinggi terhadap novel ini. Hanya sayang, cerita misterinya masih kurang. Banyak clue yang dibeberkan di buku harian atau jurnal yang mengakibatkan saya langsung dapat menjawab teka-tekinya. Memang ada beberapa yang tidak berclue tapi pengeksekusiannya masih kurang mengagetkan. Bomnya kurang dahsyat padahal pemicunya banyak. Sangat disayangkan. Rasa tegang juga kurang saya alami.

image

Ide yang juga cerdas menurut saya, memanfaatkan kehebatan vila berarsitektur  penuh teka-teki. Hanya saja, penggambarannya kurang jelas, masih cukup sulit dibayangkan. Seperti sebuah lorong panjang beratap setengah lingkaran.

Beberapa bagian juga ada yang kurang tepat, seperti di hlm 98. Dharma menjawab pertanyaan Riris ‘siapa dua korbannya?’, Dharma langsung menjawab ‘Kan Annette yang meninggal dan Johanna yang dituduh meracuni dia.’. Padahal sejak buku harian itu ditemukan hingga dibaca berkali-kali, tidak pernah disinggung bagaimana Annette meninggal. Hanya ada pengakuan Johanna yang tidak membunuh anak kesayangannya itu. Setidaknya kalau memang mau dikasih tau disitu, respon Lutfie (yang ternyata belum membaca kalau Annette diracun. Beberapa halm selanjutnya) akan kaget, bingung atau keliatan nggak tau padahal dia yang nemuin buku harian.

Btw, blurbnya terlalu mengekspos isi cerita. Permainan alibinya cukup baik di awal cerita, tersangka ada tiga, tapi karena blutbnya berkata begitu, saya nggak bisa nuduh lain tokoh walaupun alibi dua tokoh lain bisa saja menjadi pelaku yang tak terduga. Seperti pak Jaka si tukang kebun, dan Imron si pembantu yang tinggal di rumah sebelah vila.

Sepertinya cerita ini bisa dikembangkan lebih banyak lagi, teka-tekinya bisa diputar hingga mengacaukan konsentrasi pembaca. Membuat spekulasi-spekulasi lain. Tapi segini juga sudah cukup. Yang paling keren emang ide pemanfaatan vila yang berarsitektur luar biasa. Ini keren banget.

Recommended buat teen yang suka misteri ringan.

Oh ya, ada satu amanat yang dapat menyadarkan pembaca di akhir cerita. Jangan tinggikan gengsimu.

Iklan

One thought on “[REVIEW] Misteri Buku Harian Johanna by Aulia Hazuki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s